BLOG

Dari Pada Beli Rumah Bekas di Bekasi, Mending Beli Rumah Baru di Kota Harapan Indah 

Rumah Bekas di Bekasi – Di tengah naiknya harga barang dan harga rumah, beli hal-hal yang second adalah keputusan yang rasional. 

Termasuk dalam hal beli rumah di Bekasi. Harga rumah di Bekasi melangit, apalagi unit rumah di jantung Kota Bekasi tentu sudah sangat mahal dan sulit digapai kelas menengah ke bawah. 

Solusi utama agar punya hunian di tengah naiknya harga rumah adalah beli rumah subsidi. Harganya jauh dibawah pasaran sehingga masih  terjangkau kelas menengah ke bawah. 

Solusi kedua yang bisa ditempuh agar punya rumah di Bekasi di tengah naiknya harga rumah adalah beli rumah bekas atau second. 

Harga rumah bekas di Bekasi memang kompetitif. Namun masih relatif murah dibanding rumah baru. Namun di balik harga yang relatif murah ada kelemahan beli unit rumah bekas di Bekasi. 

Berikut deretan kelemahan beli rumah bekas di Bekasi, yuk simak dan bagikan. 

Bangunan Sudah Berumur 

Salah satu kelemahan beli rumah bekas di Bekasi adalah mendapatkan unit rumah yang umur bangunannya sudah tua. Bahkan ada yang lebih dari 40-50 tahunan umur bangunannya. 

Alhasil mulai dari pondasi, kusen, genteng, dan cat rumah tentu sudah tidak kuat seperti awal. Material yang menopang struktur rumah bahkan bisa jadi sudah rapuh. 

Oleh karena itu, tidak nyaman bahkan tidak layak untuk dihuni. Takutnya malah berbahaya terhadap keluarga.  Alhasil tetap keluar uang lagi, untuk renovasi. 

Harus Mengeluarkan Biaya Renovasi

Seperti penjelasan di atas bahwa rumah bekas memiliki material yang sudah dimakan usia. Bisa retak sana-sini. 

Jadi tidak nyaman dan bisa membahayakan keselamatan keluarga. Oleh karena itu, agar hunian bekas nyaman maka harus direnovasi ulang. 

Alhasil yang awalnya berekspektasi bahwa hunian rumah bekas murah ternyata malah mahal karena ada unsur biaya tambahan untuk renovasi.

Apalagi unit rumah bekas yang dibeli ternyata sudah banyak materialnya yang rusak dan keropos, tentu harus keluar dana yang lebih besar. 

Untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi, sebaiknya saat membeli rumah bekas usahakan pilih unit rumah yang masih bagus. 

Tidak apa harganya lebih tinggi, dari pada beli rumah bekas murah tapi banyak biaya yang harus dikeluarkan untuk proses renovasi. 

Arsitektur Rumah Sudah Usang

Tren arsitektur rumah terus berubah. Nah ketika beli rumah bekas yang sudah berumur, maka arsitektur rumah bekas tersebut sudah ketinggalan zaman.

Jadi jika ingin menyesuaikan dengan rumah sekitar yang arsitekturnya baru, tentu harus keluar biaya lagi untuk pembongkaran dan renovasi. 

Alhasil begitu banyak hal yang harus dilewati saat beli rumah bekas. Ditambah lagi, tidak bisa memilih lokasi rumah karena sifat rumah bekas yang permanen. 

Berbeda dengan beli unit rumah baru yang bisa memilih perumahan yang lokasinya strategis. Oleh karena itu, dibanding beli rumah bekas di Bekasi mending beli rumah baru di Bekasi. 

Banyak sekali perumahan baru di Bekasi yang unggul. Terutama perumahan di kawasan Kota Harapan Indah Bekasi. 

Perumahan kelas kota mandiri yang luasnya mencapai 2200 hektar. Sangat luas dan banyak pilihan klaster perumahan. 

Ada perumahan Tera Damai yang jual rumah dengan harga di bawah Rp 500 jutaan dan anti banjir. Ada perumahan Asera Nishi yang jual rumah 2 lantai dengan fasilitas green belt yang terkoneksi. 

Ada juga perumahan Segara City yang jual rumah dengan atap tinggi. Fasilitas perumahan juga lengkap.  Jadi daripada beli rumah bekas di Bekasi lebih baik beli rumah baru di Kota Harapan Indah Bekasi. Yuk tebus unitnya dengan menghubungi kami. (AS)

ImgWaNow